PENGARUH BRISK WALKING EXERCISE TERHADAP PENURUNAN TEKANAN DARAH PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS GUGUK PANJANG KOTA BUKITTINGGI

Dian Anggraini

Sari


Angka penyakit hipertensi masih tinggi di Indonesia. Hal ini dapat meningkatkan resiko komplikasi. Untuk itu penatalaksanaan non farmakologi berupa olahraga ringan seperti brisk walking exercise dapat menurunkan angka penyakit hipertensi terutama hipertensi ringan. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh brisk walking exercise terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Metode penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan rancangan One group pretest-posttest design and without control. Intervensi berupa pelaksanaan brisk walking exercise selama 4 kali dalam seminggu. Sampel penelitian ini sebanyak 15 orang di Puskesmas Guguk Panjang. Analisa data menggunakan uji paired t test. Hasil analisa univariat dapat diketahui bahwa sebagian besar yaitu berusia 45-55 tahun (86,7%), menurut jenis kelamin lebih dari separuh responden berjenis kelamin perempuan (53,3%). Selain itu lebih dari separuh responden tidak mengalami obesitas (53,3%) dan responden yang merokok (46,7%). Dan tekanan darah sebelum intervensi rata-rata 152,13/92,60 mmHg. Hasil analisa bivariat didapatkan penurunan tekanan darah yang bermakna (p = 0,000; α = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh Brisk Walking Exercise terhadap penurunan tekanan darah. Diharapkan pada Puskesmas Guguk Panjang untuk selalu mengambangkan berbagai teknik terapi non farmakologi bagi pasien hipertensi, salah satunya adalah dengan penerapan Brisk Walking Exersice yang efektif terhadap penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi.

Teks Lengkap:

PDF


Google Scholar